BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

# Info Nabire

Nabire
Tampilkan postingan dengan label Nabire. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nabire. Tampilkan semua postingan

Rapat Koordinasi Kerja DPRD Kabupaten Nabire dengan BPJS Ketenagakerjaan


SUARA.NABIRE - Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire menggelar rapat Koordinasi Kerja bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan kabupaten Nabire pada Rabu (17/11/21), Pukul 10.30 WIT bertempat di Ruang BAMUS DPRD Kabupaten Nabire 

Hadir dalam Rapat Koordinasi Kerja tersebut, Sambena Inggerui, Hj. Katherin Maruanaya, Andreas Heluka, Yurmina Money, Simon Tiranda, S.Sos, Karel Tabuni, ST, Aten Madai, Amandus Pigai, Hansari S.Sos. M.Si., Marselinus M.M. 

Hadir pula PPS Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan: Nanda Juliansyah, Staf BPJS Ketenaga Kerjaan: Stiven Seseray, Kabid Yanmas RSUD Nabire: dr. Totok S, Kepala Ruang Instalasi Gawat Darurat: Sirmaida Tanjung, S.Kep, dan Kabag Hum: Damik M. S.H

Dalam rapat tersebut dibahas beberapa hal diantaranya Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Penerima Upah dan Pekerja Bukan Penerima Upah di Kabupaten Nabire, serta hal-hal terkait BPJS Ketenaga Kerjaan dan BPJS Kesehatan

Adapun hasil dari rapat tersebut akan di tuangkan dalam peraturan daerah serta akan disahkan dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Nabire. Dan direncanakan rapat akan dilaksanakan kembali pada hari Jumat tanggal 19 November 2021 dengan agenda membahas Perda-perda yang akan dikeluarkan. (Red)

Serah Terima Jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nabire


SUARA.NABIRE - Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Nabire berlangsung pada hari Jumat (05/11/21), Pukul 14.15 Wit, di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nabire, Papua.

Syahruddin Pulungan, SH., selaku Plt. Kalapas Kelas II B Nabire yang lama digantikan oleh Manuel Yenusi, S.Sos., dimana serah terima Kalapas tersebut merupakan kebutuhan Organisasi dimana pejabat lama akan melaksanakan persiapan Purna Bhakti pada tanggal 01 Desember 2021.

Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Papua, Antonius Ayorbaba, SH. MH., Kapolres Nabire, AKBP. I Ketut Suarnaya, S.I.K., S.H., Dandim 1705/ Nabire yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Prihatin, SE., Kepala Kejaksaan Negeri Nabire yang diwakiki Plt. Kasi Pidum Mohammad. Fiddin SH., Ketua Pengadilan Negeri Nabire yang diwakiki Wakil ketua Rudy Setyawan, SH., dan Kapolsek Nabire Kota, AKP Erol Sudrajat, SH. MH., serta Wadanyon Batalyon C Pelopor Nabire, AKP Soeparmanto, SH

Turut hadir pula KPLP Lapas Kelas II B Nabire, Para Kasi Lapas Kelas II B Nabire, dan Para Kasubsi Lapas Kelas II B Nabire beserta seluruh Anggota Lapas Kelas IIB dan para Ibu Dharma Wanita.

Pantauan awak media, prosesi serah terima jabatan Kalapas Kelas IIB Nabire tersebut juga dilanjutkan dengan penandatanganan memori Sertijab serta penyerahan memori Sertijab dan aklamasi serah terima.

Adapun Sertijab tersebut berlangsung dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan berakhir pada Pukul 15. 20 Wit. (Red)

Editor: Ika Putri

Anggota DPRD Nabire Sesalkan Buruknya Pelayanan Kesehatan di RSUD Nabire

Anggota DPRD Nabire: Drs. Musa Melisa.(Kiri) dan Sambena Inggeruhi (Kanan)

SUARA.NABIRE
- Anggota DPRD kabupaten Nabire, Sambena Inggeruhi, merasa sangat kecewa dengan keluhan sejumlah warga masyarakat kabupaten Nabire tentang buruknya pelayanan kesehatan serta minimnya ketersediaan obat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire

Selaku wakil rakyat yang duduk di DPRD Nabire, Sambena berencana akan berkoordinasi dengan komisi yang membidangi bidang kesehatan, dan menyurati serta memanggil Kepala Dinas Kesehatan Nabire, serta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah nabire untuk mempertanyakan mengapa sampai warga masyarakat Nabire harus membeli obat di luar Apotik rumah sakit umum daerah Nabire

Ketika ditemui awak media ini, Sambena menegaskan bahwa RSUD Nabire merupakan salah satu rumah sakit transit, atau juga sebagai rumah sakit rujukan bagi beberapa kabupaten di wilayah Mepago sehingga tidak boleh terjadi kelangkaan obat dimana warga masyrakat harus membeli obat diluar

"Ini berarti ada hal yang perlu kita pertanyakan," demikian tutur sambena

Hal Senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Nabire, Drs. Musa Melisa, bahwa apa yang terjadi di RSUD Nabire tersebut sangat disesalkan. "Saya juga telah mengetahui hal ini dari laporan beberapa warga masyarakat," ungkapnya.

Dikatakan Musa bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segara menyurati dan memanggil Dinas terkait dan juga Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Nabire untuk mempertanyakan hal tersebut

Saat dikonfirmasi mengenai Honor tenaga kesehatan yang belum dibayarkan selama kurang lebih 9 bulan, Musa Melisa menjelaskan bahwa pihaknya akan segera mempertanyakan hal itu kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Dirut RSUD Nabire

"Kami pihak DPRD Nabire akan segera menyurati Kepala Dinas Kesehatan dan Dirut RSUD Nabire paling lambat 14 September 2021 untuk hadir pada hari Rabu 15 September 2021 guna memberikan penjelasan kepada mereka nantinya. (Red)

Editor: Da'i Tonchi Numberi

Jelang HUT RI Ke-76, Polres Nabire Bagikan Bendera dan Umbul-Umbul ke Warga Bumi Mulia

SUARA.NABIRE - Menjelang Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-76 tahun, Polres Nabire menggelar pembagian umbul-umbul dan bendera merah putih di Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, pada Selasa (10/08/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Nabire, Kompol Samuel D. Tatiratu, S.I.K., yang didampingi AKP Afrets M. Tatiratu selaku Kasat Binmas, dan Iptu Petrus Paranoan, selaku Kapolsek Nabire Barat, yang juga diikuti oleh Tokoh Masyarakat kampung Bumi Mulia, Martinus Waker beserta masyarakat kampung Bumi Mulia.

Wakapolres Nabire, Samuel D. Tatiratu, S.I.K., kepada awak media ini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah perwujudan Polri yang dalam hal ini melalui Polres Nabire, dalam rangka menumbuhkan kecintaan Merah Putih Kepada masyarakat, khususnya kampung Bumi Mulia menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 76.

"Dengan adanya kegiatan ini, kiranya lebih memeriahkan 17 agustus di kabupaten Nabire sama halnya dengan kita menumbuhkan kerinduan masyarakat," demikian ungkap Waka Polres Nabire, Kompol Samuel D. Tatiratu, S.I.K.

Pada tempat yang sama, Martinus Waker, selaku tokoh masyarakat Dani di kampung Bumi Mulia mengatakan bahwa setiap tahun masyarakat Suku Dani di Kampung Bumi Mulia merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus dengan cara mengibarkan bendera Merah Putih disepanjang jalan kampung

"Namun pada tahun ini, kami masyarakat kampung belum memasang bendera karena terkendala finansial," ujar Waker kepada awak media ini.

Dikatakan Waker bahwa untuk perayaan HUT RI ke-76 tahun 2021, pihaknya sangat berterima kasih kepada Polres Nabire yang telah membantu mereka meredam kerinduan untuk mengibarkan bendera Merah Putih disepanjang jalan kampung dengan memberikan bantuan bendera dan akomodasi lainnya

"Sehingga kami masyarakat dapat merayakan dan merasakan kemeriahan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76 17 Agustus 2021 di Kampung Bumi Mulia", ucap Waker lirih.

Sebelum memasuki bulan Agustus 2021, Waker mengatakan bahwa masyarakat telah meminta kepada bapak Kepala Kampung dan Kepala Distrik untuk melaksanakan kegiatan menyongsong 17 Agustus 2021, namun permintaan mereka ditolak dengan alasan Pemda tidak ada anggaran untuk melakukan kegiatan di kampung-kampung maupun di distrik

"Kecintaan kami masyarakat Suku Dani yang bermukim di Kampung Bumi Mulia terhadap Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus sangat kelihatan, dimana setiap tahun kami dengan sumbangan sukarela masyarakat untuk membeli bendera dan gotong royong memasang bendera merah putih disepanjang jalan kampung," beber Waker

Waker berharap agar Pemerintah Kabupaten Nabire dapat konsisten memperingati HUT Kemerdekaan 17 Agustus setiap tahun kepada masyarakat yang berada di kampung-kampung, sehingga masyarakat yang berada di pedalaman dapat merasakan dan tumbuh rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia

"Selain itu, kami juga berharap agar kegiatan-kegiatan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia jangan hanya menjelang 17 Agustus saja, namun kalau bisa diperbanyak kegiatannya kepada masyarakat sehingga rasa cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat tumbuh di hati masyarakat dengan baik dan masyarakat merasakan dampak positif dengan hadirnya pemerintah sampai di kampung-kampung," demikian harapan Waker

Menutup pembicaraannya dengan awak media ini, Waker mengatakan bahwa dengan adanya bantuan dari pihak Kepolisian dalam hal ini pihak Polres Nabire, maka akan semakin membuat masyatakat Kampung Bumi Mulia menjadi sangat antusias dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-76 tahun.

"Ya di kampung kami, terlihat orang tua, pemuda dan anak-anak bekerja bersama-sama memasang umbul-umbul dan bendera Merah Putih disepanjang jalan Kampung Bumi Mulia" demikian pungkas Martinus Waker selaku Tokoh masyarakat Dani di kampung Bumi Mulia, Nabire, Papua (Red)

Editor: Yubelince Pekey

Caffe Rakat Hadir di Nabire dengan Minuman Khas: "Kopi Pinang"


SUARA.NABIRE - Kabar baik untuk semua penggemar kuliner, khususnya para pencinta kopi di kabupaten Nabire. Kini telah hadir Caffe Rakat yang terletak di Jln. RE Martadinatha, tepatnya depan SMPN 5, samping Rumah Jabatan Bupati, Tapioka, Nabire.

Pasalnya, Caffe Rakat hadir dengan menyajikan berbagai jenis coffe dan minuman serta makanan ringan khas daerah, diantaranya Kopi Rakat, Pisang Bakar, Singkong Goreng dan lain sebagainya.

Salah satu minuman yang menjadi menu favorit di Caffe Rakat ini adalah "Kopi Pinang", yang dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu 15 ribu rupiah. 

Tentu saja disamping unik, kopi pinang ini juga mempunyai khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti lambung, kelebihan gula darah, hipertensi, menurunkan kolestrol, meningkatkan vitalitas bagi pria, mengatasi keputihan serta mengencangkan organ kewanitaan.

"Kopi pinang ini kami jual dengan harga terjangkau, yaitu 15 ribu rupiah. Disamping itu kami juga menyajikan menu spesial lainnya yang bernuansa lokal," demikian ungkap Gerson Lalep pemilik Caffe Rakat.

Ketika ditemui oleh awak media ini pada Jumat (7/05/21), Gerson berharap dengan adanya tempat ngopi yang baru ini, ke depannya bisa membawa manfaat bagi semua warga Nabire khususnya para pencinta makanan dan minuman khas Papua. 

"Kami berharap, Caffe Rakat bisa dijadikan salah satu pilihan terbaik untuk siapa saja yang mau nongkrong dan berkumpul guna membahas hal-hal positif yang bisa menyatukan tali silahturahmi diantara sesama warga kabupaten Nabire," tutur Gerson.

Selain itu, kata Gerson, Caffe Rakat juga berkomitmen akan selalu menyajikan keunikan melalui berbagai minuman dan makanan ringan (snack) bernuansa kearifan lokal untuk para pengunjung. 

"Kita akan melayani pelanggan dengan keunikan yang bernuansa kearifan lokal," demikian pungkas Gerson Lalep selaku pemilik Caffe Rakat. (Red)

Redaktur: Ika Putri

Dana Kuliah Yang Dijanjikan Belum Diberikan, Orang Tua Mahasiswa Datangi Dinas Pendidikan Nabire

SUARA.NABIRE - Beberapa orang tua dari sejumlah mahasiswa yang berkuliah diluar Papua mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire untuk mempertanyakan realisasi bantuan biaya kuliah yang sudah disepakati bersama melalui perjanjian MOU pada 6 Mei 2021.

Ketika ditemui awak media ini, salah satu orang tua dari mahasiswa, ibu Since Misiro (41 tahun), menjelaskan bahwa mereka datang untuk menanyakan kenapa biaya yang dijanjkan dinas pendidikan kepada anak-anak mereka belum bisa diberikan padahal anak-anak mereka yang menempuh pendidikan diluar papua sangat membutuhkan uang tersebut. 

"Anak-anak kami sangat membutuhkan uang itu untuk biaya kos serta biaya kuliah lainnya, oleh sebab itu kami mendatangi kantor dinas Pendidikan kabupaten Nabire guna mempertanyakan kejelasan tentang biaya pemondokan yang dijanjikan oleh pemerintah daerah melalui jalur avermasih yang hingga saat ini belum terealisasi sama sekali," jelas ibu Misiro

Hal senada juga dikatakan Bapak Daud Ayomi (54 tahun) selaku kordinator orang tua mahasiswa. "Kedatangan kami ke Dinas pendidikan ini karena sesuai perjanjian MOU yang telah kami sepakati pada 6 Mei 2021 bersama antara orang tua dan pihak pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan", demikian ungkapnya

Ditambahkan bapak Ayomi, mereka mendatangi Dinas Pendidikan untuk menagi janji biaya pemondokan yang dijanjikan untuk anak-anak mereka sebesar 6 juta rupiah per mahasiswa mulai dari Tahun 2019 sampai 202 belum juga diterima. 

"Sampai saat ini belum ada yang terealisasi sedikit pun, oleh sebab itu kami datang untuk mempertanyakan kenapa sampai belum bisa terealiasi kepada sejumlah anak-anak kami yang menempuh pendidikan di luar papua" pungkas Bapak Daud Ayomi 

Hingga berita ini dipublikasikan belum ada keterangan dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire terkait persoalan ini dikarenakan saat dikonfirmasi, Kepala Dinas belum bisa bertemu dengan awak media ini karena sedang menerima tamu diruangannya hingga tutup kantor. (Red)

Penulis: Tonchi Numberi

Tangkal Berita Hoax, Kabid Humas Polda Papua Jalin Kemitraan Bersama Insan Pers Nabire

SUARA.NABIRE - Demi menangkal berita hoax, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. A.M. Kamal, S.H., menjalin kemitraan bersama para Insan Pers di Kabupaten Nabire melalui acara "coffe morning" yang digelar pada hari Selasa (18/05/21) pagi, bertempat di Cafe Corner 27, Jln. Jakarta, Kelurahan Kalisusu, Kabupaten Nabire.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops Polres Nabire, AKP Jeffri P.Tambunan, SH, SIK., Kasubag Humas, Iptu Simon Kassa, Paur Humas, Ipda Komaruddin serta anggota Humas Polres Nabire

Dihadapan para wartawan, Kombes Pol Kamal menjelaskan bahwasanya kegiatan coffee morning yang sudah direncanakan oleh Subbag Humas Polres Nabire bersama dengan para Insan Pers, bertujuan untuk mendekatkan Humas Polri dengan para wartawan yang ada di kabupaten Nabire.

"Pertemuan sangat singkat ini kiranya dapat membangun jalan silahturahmi, dan mempererat Humas Polri dan para wartawan yang ada di Nabire guna bersinergi dalam memberitakan kegiatan-kegiatan Polri serta dapat menangkal berita-berita hoax dan menginformasikan kepada masyarakat yang sebenarnya," demikian ungkap Kombes Pol Kamal selaku Kabid Humas Polda Papua

Ditambahkannya bahwa coffee morning tersebut juga merupakan agenda dari Subbag Humas Polres Nabire pada setiap bulannya demi menjalin kemitraan bersama Wartawan demi pemantapan komunikasi publik.

"Mudah-mudahan kekompakan dari rekan-rekan wartawan di Nabire bersama Humas Polres dapat dipertahankan," demikian tutup Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. A.M. Kamal, S.H. (Red)

Redaktur: Dai Tonchi Numberi

Darimana KPU Nabire Perbaiki DPT? Ini Penjelasan Ketua KPU Kabupaten Nabire


SUARA.NABIRE - Ditemui awak media ini di kantor KPU Nabire pada Selasa (27/04/21), Ketua KPU Kabupaten Nabire, Wihelmus Degey, S.Kom., menjelaskan bahwa untuk memperbaiki DPT dapat dilakukan dengan menyinkronkan DP4 yang diturunkan Dirjen Dukcapil dengan DPT Pemilu Terakhir.

"Jadi, pasca putusan MK itu kan Dirjen Dukcapil kasih turun kepada kita 115.877 DP4 (Seratus Lima Belas Ribu, Delapan Ratus Tujuh Puluh Tujuh). Nah, DP4 ini kami sinkronkan dengan DPT Pemilu Terakhir yang berjumlah 178.545 (seratus tujuh puluh delapan ribu, lima ratus empat puluh lima)," ungkap Wihelmus.

Wihelmus memaparkan bahwa cara mensinkronkan DPT Pemilu terakhir dengan DP4 adalah dengan terlebih dahulu mengkros cek (melihat) data-data anomali, sebagaimana yang sudah diarahkan KPU RI dari Divisi Data dengan Divisi Data dari KPU Provinsi ketika datang berkunjung ke Nabire beberapa hari lalu.

"Data anomali itu contohnya begini, orang dibawah umur tetapi dia punya KTP elektronik (KTP-EL), orang sudah meninggal, orang sudah berpindah alamat. Atau contoh orang ini datang dari Jayapura, dia di Jayapura punya KTP-EL, alamat KTP disana masih ada, datanglah di Nabire.Di Nabire dia mengurus KTP, disini dia juga punya KTP, sehingga tidak masuk dalam aplikasi sistem kita, namanya yang pake KTP Nabire tidak terbaca, yang terbaca yang Jayapura. Nah, inilah yang dikelompokkan dalam data anomali," demikian dijelaskan oleh Wihelmus.

Dikatakannya bahwa data-data anomali seperti contoh yang dijelaskan itu sudah dibersihkan oleh divisi data KPU RI dan KPU Provinsi bersama-sama dengan KPU Nabire.

"Semua sudah kita bersihkan. Sekarang yang ada adalah setelah kami sepadankan atau cocokkan antara DPT pemilu terakhir dengan DP4, sehingga didapatlah nilai 117.401 (Seratus Tujuh Belas Ribu, Empat Ratus Satu)," beber Wihelmus.

Data 117.401 tersebut, menurut Wihelmus kemudian diturunkan ke PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) melalui PPS untuk melakukan pencuklikan (cuklik) dalam bentuk model A-KWK

Ketika dikonformasi awak media apakah pemilih baru bisa ditambahkan? Wihelmus mengatakan bahwa pemilih baru bisa ditambah dengan catatan bahwa mereka adalah orang-orang yang kemarin menggunakan Suket (Surat Keterangan Berdomisili) yang ber-barcode pada saat pencoblosan di tanggal 9 Desember lalu, atau mereka yang mempunyai KTP Nabire tetapi namanya belum ada di dalam DPT.

"Nah, orang-orang itulah yang akan dicuklik masuk di dalam AA-KWK. Jadi, patokan cuklik kita adalah dibawah tanggal 9 Desember 2020. Jika diatas tanggal 9 Desember 2020 ada yang mendapat Suket dan KTP-EL, hari ini tidak bisa kita masukan dalam pemilih. Karena dalam amar putusan itu patokannya sudah jelas, yakni dibawah tanggal 9 Desember 2020," jelas Wihelmus.

Menurutnya, jika pada tanggal 9 Desember 2020 seorang belum memiliki KTP-EL namun ia mendapatkan Suket dan menggunakan Suket tersebut datang ke TPS untuk memilih, maka orang-orang seperti itu yang nantinya akan dimasukan ke dalam AA-KWK, atau mereka yang kemarin punya KTP-EL namun namanya belum terdata di dalam DPT.

"Jadi, dengan demikian maka pekerjaan kita lebih terarah dan tidak campur baur seperti yang kemarin," pungkasnya.

Menutup penjelasannya, Wihelmus mewakili pihak penyelenggara berpesan kepada semua pihak agar sama-sama menyukseskan PSU di Kabupaten Nabire yang akan berlangsung pada tanggal 14 Juli 2021 nanti .

"Hari ini adalah hari pertama tim kami dari PPDP atau penyelenggara tingkat bawah sedang menjalankan pencuklikan DPT di lapangan. Untuk itu kepada semua warga Nabire yang merasa namanya ada dalam DPT, agar siap di rumah untuk bisa memberikan informasi, keterangan dan identitas yang jelas dan benar, sehingga bisa di data ulang agar nantinya memiliki hak untuk ikut melakukan PSU pada tanggal 14 Juli 2020," demikian pesan Ketua KPU Kabupaten Nabire, Wihelmus Degey, S.Kom. (Red)

Penulis: Ika Putri

99 Casis Polki Jalani Rikkes Tahap Pertama di Poliklinik Polres Nabire


SUARA.NABIRE - Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I bagi 99 orang peserta kelompok pertama Casis Polki Polres Nabire berlangsung di Poliklinik Polres Nabire, pada Selasa (27/04/21).

Adapun Rikkes tahap pertama tersebut diselenggarakan Tim Panitia Rikkes Tahap I yang mengacu pada Sprin Kapolres Nabire Nomor: Sprin/293/IV/DIK.2.1./2021 tanggal 20 April 2021.

"Sprin tersebut tidak hanya Polres Nabire saja namun ada dari Tim eksternal Mitra Polres Nabire bagian Dinas Kesehatan dan RSUD Nabire," demikian penjelasan Kabag SDM Polres Nabire, Kompol Nunuk Haryono 

Kabag SDM juga membeberkan bahwa Casis Polki Polres Nabire berjumlah 99 orang, yang akan diikuti oleh Casis Polki Polres Paniai dan Polres Deiyai.

Dokter Marina, selaku Porkes dalam kegiatan tersebut menambahkan bahwa dalam tahapan pemeriksaan Rikkes pertama, ada pendampingan untuk pengawasan kegiatan penerimaan Polri pada tahun 2021dari Sumda (SDM) dan Provos Polres Nabire.

"Kami melakukan kegiatan ini didampingi oleh dokter-dokter mitra dari RSUD Nabire. Adapun dalam pelaksanaan Rikkes I meliputi ini meliputi: pemeriksaan Tinggi Badan, Berat Badan dan PLT, Pemeriksaan Gigi, Pemeriksaan Mata Pemeriksaan Fisik dalam serta Pemeriksaan Tekanan darah dan Nadi," beber dokter Marina

Dikatakan dokter Marina bahwa pemeriksaan dilaksanakan kurang lebih 4 atau 5 hari. "Apabila waktunya memungkinkan, berarti 5 hari, tetapi jika waktunya tidak memungkinkan berarti 4 hari pelaksanaan peneriksaan," jelasnya

Pantauan awak media, pelaksanaan Rikkes tahap I tersebut dilakukan dengan berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19, yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. (Red-Humas Polres)

Warga RT.01 Kelurahan Morgo Nabire Tidak Terima Penunjukan Ketua RT Secara Sepihak


SUARA.NABIRE - Warga RT.01/RW.01 Kelurahan Morgo Kota Lama, kabupaten Nabire, meminta kepada pihak kelurahan dan pemerintah daerah kabupaten Nabire untuk segera melakukan pemilihan ketua RT ulang dengan cara pemilihan secara langsung, bukan dengan penunjukan sepihak.

Pasalnya, warga geram dengan penunjukkan ketua RT yang baru-baru ini dilakukan secara sepihak oleh pihak kelurahan Morgo, tanpa memberitahukannya terlebih dahulu kepada warga RT 01/RW 01 Kelurahan Morgo Kota Lama, Nabire.

Seorang warga berinisial YW (45 Tahun) mewakili warga lainnya, kepada awak media ini mengatakan bahwa mereka keberatan dengan ketua RT yang baru-baru ini ditunjuk oleh pihak kelurahan tanpa terlebih dahulu memberitahukannya kepada warga.

"Ya, kami warga RT 01/RW 01 Kelurahan Morgo tidak terima dan merasa keberatan atas penunjukkan ketua RT baru tanpa sepengetahuan kami," demikian tutur YW kepada awak media ini pada Selasa (27/04/21).

Beberapa warga lainnya, diantaranya TA (40 Tahun), HWA (39 Tahun), ZG (55 Tahun), dan AF (65 Tahun) juga turut menyampaikan keberatan mereka dengan penunjukan ketua RT baru secara sepihak tanpa sepengetahuan mereka.

Pada intinya warga menginginkan agar Ketua RT di pilih secara langsung, sehingga suaranya dapat memilih orang yang tepat dalam bekerja sebagai Ketua RT. Karena menurut mereka, RT yang lama tidak pernah berfungsi dalam struktur organisasi, dan bahkan 10 tahun tidak ada struktur organisasinya dalam RT

"Ini ibarat tukang bakso, masak, layani, terima dan hitung sendiri," tegas YW salah satu dari warga setempat

Dengan demikian, warga RT 01/RW 01 Kelurahan Morgo meminta kepada pihak kelurahan dan pemerintah daerah kabupaten Nabire agar segera melakukan pemilihan ulang ketua RT secara langsung. Karena dengan adanya pemilihan Ketua RT secara langsung, mereka pun bisa menghidupkan kembali struktur organisasi dalam RT yang sudah fakum selama 10 Tahun.

"Ada RT dan Sekretaris tapi seksi-seksinya tidak pernah di bentuk, sehingga harapan kami semoga ke depannya RT.01/RW.01 Kelurahan Morgo juga dapat bersaing dengan RT.02 dan RT lainnya di wilayah pemerintahan kabupaten Nabire," demikian ungkap seorang warga berinisial ZG. (Red)

Penulis: Nona Mandobar

DPC PPWI Kabupaten Nabire Siap Dibentuk, Sejumlah Media Lokal Ikut Berpartisipasi

SUARA.NABIRE - Sejumlah insan Pers di Kabupaten Nabire, baik yang sudah tergabung dalam organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) juga yang siap bergabung, menggelar pertemuan di warung Telkom Sennai yang terletak di jalan Papera, tepat depan Tugu Roket, Kota Nabire, Kabupaten Nabire, Papua.

Pertemuan tersebut bertujuan selain melakukan sosialisasi tentang pentingnya kehadiran PPWI di kabupaten Nabire, juga membahas soal wacana pembentukan pengurus serta sekretariat DPC/PPWI di Kabupaten Nabire.

Turut hadir dalam pertemuan itu beberapa perwakilan media masa di kabupaten Nabire, diantaranya
  1. Supardi (Media Poros Nusantara).
  2. Ronald Karambut (Media Tifa Cenderawasih)
  3. Andre Rumyaan (Media Detik Papua)
  4. Tonci (Media Suara Nabire dan Kompas Papua)
  5. Udin (Media Suara Mabes)
  6. Faisal Nompo (Media Busur Nabire).
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bersama dalam rangka mewujudkan cita-cita PPWI di wilayah Kabupaten Nabire.

Ronald Karambut, selaku perwakilan dari Media Tifa Cenderawasih, mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah hadir dan menyatakan diri untuk siap bergabung bersama PPWI

Tak lupa Ronald juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Ketua Umum PPWI Pusat, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA., serta Ketua DPD/ PPWI Provinsi Papua, Sem Gombo, yang telah memberikan kepecayaan serta dukungan penuh kepada dirinya untuk menghimpun dan melakukan konsolidasi/koordinasi dengan rekan-rekan Pewarta Warga Indonesia di wilayah Kabupaten Nabire untuk selanjutnya membentuk kepengurusan PPWI Cabang Nabire.

"Saya berharap agar dengan hadirnya Organisasi PPWI di Kabupaten Nabire, bisa mewujudkan komunitas warga masyarakat Indonesia yang cakap media, yakni cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab dalam berbagi informasi melalui media massa serta mampu merespon dengan benar setiap informasi yang diperoleh dari media massa," demikian ungkap Ronald

Sebagaimana diketahui bersama bahwa Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) memang sudah berkomitmen untuk meningkatkan kehidupan bangsa yang cerdas, sejahtera dan berkebudayaan tinggi, serta mengembangkan peradaban yang sesuai dengan kehendak masyarakatnya melalui program dan kegiatan media masa, yang dalam hal ini PPWI konsisten mendorong terciptanya sistim publikasi yang jujur, benar, dan beretika, dan memberi manfaat bagi masyarakat banyak. (Red)

Redaktur: Mas Tonchi Numberi

Kas Keuangan Nabire Alami Devisit 70 Miliar, Sambena Desak Penganggaran Ulang Dana PSU

SUARA.NABIRE - Kas Keuangan Kabupaten Nabire dikabarkan mengalami Devisit sebesar 70 Miliar Rupiah, sehingga hal tersebut sangat berdampak dengan penyelenggaraan Pilkada ulang yang akan berlangsung pada 15 Distrik di Kabupaten Nabire.

Demikian hal tersebut ditegaskan salah satu anggota DPRD Kabupaten Nabire, Sambena Inggeruhi, kepada sejumlah awak media pada Rabu (21/04/2021), Pukul 15:45 WIT, yang bertempat di jalan Raya Mandala Kalibobo Nabire.

Sambena membeberkan bahwa ketika rapat dengar pendapat dengan Pelaksana Tugas Bupati Kabupaten Nabire pertanggal 20 April 2021, dijelaskan bahwa kas keuangan Kabupaten Nabire mengalami devisit sebesar 70 Miliar.

"Ini mengakibatkankan kas keuangan Nabire tidak ada, kita harus meminjam lagi ke Bank Papua untuk menutupi itu. Dengan demikian maka banyak dana-dana SKPD/Kantor yang harus kita pangkas atau kita kurangi untuk menutupi posbini, demi terlaksananya proses Pilkada ulang di Nabire," tutur Sambena

Dengan kondisi demikian, Sambena mendorong untuk PLH Bupati dan DPR Nabire segera mengalokasikan dana Pemungutan Suara Ulang pada 15 Distrik Kabupaten Nabire. "Sehingga tepat waktunya sudah bisa selesai dilaksanakan putusan MK untuk Pemilu Ulang ini," ungkap Sabena.

Pada kesempatan yang sama, Osea Petege, salah satu Tokoh Intelektual Muda di Kabupaten Nabire, menambahkan bahwa bila mana penyelenggaraan Pilkada Ulang di Nabire tidak bisa terlaksana, karena belum adanya anggaran, maka Osea siap menggalang dana.

"Saya siap menggalang dana atau melaksanakan "Eba mokay" dengan masyarakat Nabire untuk membantu KPU dan Bawaslu dalam menyelenggarakan serta mensukseskan Pilkada ulang di Nabire,". demikian tutur Osea

Menurut Osea, apa yang terjadi memang sangat miris dan patut untuk dipertanyakan. "Jauh dari harapan masyarakat Nabire. Karena minimnya anggaran dalam penyelenggaraan Pilkada Ulang Bupati dan Wakil Bupati Nabire," ungkapnya.

Tak lupa Osea meminta kepada teman-teman media untuk terus mengawal dan memberikan informasi serta edukasi kepada publik yang ada di Kabupeten Nabire.

"Apalagi soal pembangunan di kabupaten Nabire, peran media sangat penting dan mempunyai kedudukan yang sangat strategis," tegas Osea

Menutup pernyataannya, Osea meminta peran aktif media untuk bisa mengawal dan memberikan informasi bagi rakyat Nabire soal Pemilukada ulang yang terjadi dikabupaten Nabire. (Red)

Redaktur: Yubelince Pekey

Warga Kelurahan Morgo Nabire Pertanyakan Pergantian Ketua RT Secara Diam-Diam

SUARA.NABIRE - Warga RT.01/RW.01 Kelurahan Morgo Kota Lama, Nabire, mempertanyakan pergantian Ketua RT baru yang dilakukan sepihak oleh pihak kelurahan Morgo tanpa sepengetahuan warga setempat.

Seorang warga berinisial MY (43 Tahun), sangat menyayangkan proses pergantian Ketua RT baru tersebut yang dilakukan tanpa melibatkan warga namun dilakukan secara diam-diam.

"Kami kaget tiba-tiba saja Ketua RT kami sudah digantikan. Yang menjadi pertanyaannya apakah Lurah bisa menunjuk Ketua RT secara langsung tanpa persetujuan warga? Kita kan ada aturan," demikian ungkap MY kepada awak media ini pada Selasa (20/04/21).

Baca juga: Galang Dana Renovasi Asrama Damal, Panitia Gelar Pemutaran Film dan Hiburan Artis Lokal

MY menambahkan bahwa beberapa saat yang lalu Ketua Penggerak PKK untuk RT.01/RW.01 Kelurahan Morgo Nabire, mengaku bahwa dia adalah RT sementara melalui anaknya yang datang ke tiap warga meminta KK.

Dengan itu, MY mewakili warga RT. 01 Kelurahan Morgo, dengan tegas mengatakan bahwa warga tidak setuju atas pergantian ketua RT baru yang dilakukan secara sepihak.

"Kami tidak setuju dengan pergantian Ketua RT tanpa sepengetahuan kami. Kami akan setuju apabila pemilihan ketua RT baru dilakukan secara terbuka dan melibatkan warga setempat," pungkas MY.

Seorang warga lainnya, TB (57 Tahun), juga menilai bahwa pergantian ketua RT tanpa sepengetahuan warga tersebut juga dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu.

"Ini tidak ada sosialisasi terlebih dulu. Harusnya RT lama berkoordinasi dulu dengan warga. Ini yang ditunjuk jadi RT baru sangat kental dengan politik terkait dengan PSU di kabupaten Nabire untuk memenangkan salah satu Paslon," demikian tuturnya.

Intinya, lanjut TB, warga menginginkan agar Ketua RT bisa di pilih secara langsung bukan dengan penunjukkan atau mengaku-mengaku sebagai RT.

"Sejak Ketua RT Almarhum Bapak Thinus Dimara kami memilih secara langsung dan saat itu warga sepakat memilih Bapak Kores Mubalen dan Bapak Hermanus Numberi. Tapi setelah itu, selama 10 tahun berjalan tidak pernah usulan kami wargq disetujui oleh kelurahan," tutur TB. 

Baca juga: Ini Keluhan Mama-Mama Penjual Sayur Terkait Aroma Sampah di Pasar Karang Tumaritis Nabire

Di tempat yang sama, salah seorang tokoh pemuda setempat, Ridwan Usman (45 Tahun), menyarankan agar proses pemilihan ketua RT 01 di Kelurahan Morgo bisa berjalan secara terbuka dengan melibatkan warga sehingga tidak menimbulkan masalah dan rasa saling curiga antara warga dan pihak kelurahan. (Red)

Ikatan Pemuda Flobamora Nabire (IPFN) Galang Bantuan Dana Untuk Korban Banjir NTT

SUARA.NABIRE - Ikatan Pemuda Flobamora Kabupaten Nabire (IPFN) melaksanakan aksi penggalangan dana untuk korban banjir di NTT yang dipusatkan pada beberapa titik utama jantung kota Nabire, mulai dari lampu merah Kusuma FC, Tugu Cendrawasih dan lampu merah Pantai Nabire. 

Aksi penggalangan dana mulai dilaksanakan pada hari Rabu (7/04/21) dan direncanakan berakhir pada hari Sabtu (10/04/21), yang mana dalam kegiatan tersebut IPFN juga melibatkan komunitas dari Trip Gunung Darat Laut.

Kepada awak media ini, Ketua IPFN, Alfredo Manek, yang akrab disapa Bung Apeng, mengatakan bahwa kegiatan tersebut terlaksana atas inisiatif Pemuda dan Pemudi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada di Nabire.

"Kegitan penggalangan dana ini akan kami lakukan selama 3 hari, yang berlangsung mulai hari Rabu dan direncanakan berakhir pada hari Sabtu," ucap bung Apeng

Angota IPFN

Bung Apeng juga menambahkan bahwa untuk hari terakhir yang jatuh pada hari Sabtu nanti, agendanya akan dipusatkan di Caffe BT. 

"Disana kami akan melakukan Bazar musik yang melibatkan penyanyi-penyanyi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ada di Kabupaten Nabire, serta penyanyi-penyanyi lokal Nabire, dan sekalian dana yang kami dapat pada kegiatan penggalangan dana akan kami serahkan kepada kerukunan," terang Bung Apeng. 

Dijelaskan Bung Apeng bahwa nantinya Kerukunan akan menyalurkan dana tersebut langsung kepada saudara-saudara yang terkena musibah bencana alam di Nusa Tenggara Timur melalui Posko resmi tanggap Bencana alam Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bung Apeng (Ketua IPFN)

Ditempat yang sama, Wakil Ketua IPFN, Gerson Laleb, menambahkan bahwa penggalangan dana bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan sangat penting dilakukan untuk membantu para korban yang terdampak. Dengan mematuhi protokol kesehatan memakai masker kami turun ke jalan.

“Dengan penggalangan donasi untuk Rakyat NTT ini, setidaknya mampu meringankan beban korban yang terkena bencana," beber Bung Gerson (sapaan akrab)

Lebih lanjut bung Gerson menegaskan bahwa hasil penggalangan dana akan terlebih dahulu dikumpulkan dan nantinya akan disalurkan ke posko resmi milik pemerintah NTT.

"Sekali lagi Terimakasih tak tak terhingga bagi warga Nabire, Polres Nabire, serta simpatisan yang telah menyumbangkan sebagian rejekinya, pedulinya dan tenanganya kepada warga di NTT, Tuhan memberkati kita semua," tutup bung Gerson mewakili seluruh anggota Ikatan Pemuda Flobamora Kabupaten Nabire. (Red)

Redaktur: Ika Putri

PT. PLN Cabang Nabire Akan Berikan Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021

SUARA.NABIRE - Sesuai keputusan Pemerintah terkait dengan perlindungan sosial di tengah pandemi Covid-19, maka PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero siap memberikan stimulus listrik pada periode bulan April – Juni 2021.

“Stimulus ini adalah bantuan Pemerintah kepada masyarakat yang berdampak ditengah pandemi Covid-19,” demikian ungkap General Manager (GM) PT PLN Cabang Nabire, Robert Rumsaur di Nabire, pada Rabu (07/04/2021).

Dijelaskan Robert bahwa penerima stimulus listrik dengan skema perpanjangan diskon diantaranya adalah pelanggan subsidi dari masyarakat kurang mampu, yakni pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA. "Tujuannya adalah untuk meringankan beban masyarakat. Khususnya berkategori ekonomi lemah dan pemberiannya harus tepat sasaran," terang  Robert

Robert menambahkan bahwa stimulus sudah diberikan pemerintah sejak maret 2020 silam selama setahun ditengah pandemi hingga maret 2021, khususnya daya 450 VA untuk rumah tangga. Sehingga, pelanggan di Nabire yang mendapatkan gratis pembayaran selama satu Tahun sebanyak kurang lebih 4.000 ribu pelanggan.

"Penerima manfaaf terdiri dari dua jenis yakni yang memiliki meteran lama pasca bayar dan meteran baru pra bayar. teknis pembagian bantuan dalam bentuk stimulus yakni jika meteran lama, maka otomatis ketika rekening baru terbitkan otomatis langsung nihil," jelas Robert.

Sementara untuk listrik prabayar, kata Robert, diberikan berupa token gratis yang disiapkan oleh PLN. Pelanggan tinggal mengambil di kantor layanan. “Pemerintah melihat bantuan masih dibutuhkan masyarakat sehingga memperpanjang selama tiga bulan,” jelasnya.

Kendati demikian, menurut Robert terdapat presentase berbeda dalam pemberian untuk toga bulan ke depan. yakni untuk pelanggan 450 VA yang tadinya gratis hanya diberikan 50%. Untuk pelanggan 900 VA yang sebelumnya mendapat diskon 50%. di april sampai juni 2021 triwulan kedua mendapatkan diskon 20%.

"Misalkan daya 450 VA ketika rekening tagihan diterbitkan sebesar Rp 50.000, maka setelah di sistem otomatis menjadi Rp 25.000 dari diskon 50%. Jadi gratis yang dimaksud adalah 50%, kalau Tahun lalu memang tanpa biaya sama sekali," bebernya

Kepada pelanggan PLN di Nabire, Robert berharap agar bisa memanfaatkan bantuan pemerintah dengan baik. Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk ikut memelihara asset Negara khususnya PLN atau kelistrikan, yakni tagihan rekening lintrik jangan sampai menunggak terupata meter lama atau pasca bayar. Selain itu, jangan sampai terjadi pencurian aliran listrik sebab tentunta akan merugikan Negara.

“Kami harap bantuan ini dimanfaatkan. Juga harus rutin membayar dan tidak sampai menggunakan aliran secara illegal,” harap Rumsaur.

Pada tempat terpisah, salah satu pelanggan PLN di Kampung Bumi Raya, Sumarno, berterima kasih kepada bantuan yang diterima melalui pemberian gratis listrik. Ia mengakuh selama setahun hampir tidak membayar tagihan listriknya. (Red)

Redaktur: Tonchi Numberi

Polres Nabire Siap Amankan Perayaan Paskah dan PSU di Kabupaten

Keterangan Foto: AKP Jeffri saat dialog interaktif di RRI Nabire

SUARA.NABIRE
- Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Nabire, AKP Jeffri P. Tambunan, SH, SIK., mengatakan bahwa Polres Nabire siap mengamankan perayaan Paskah di Gereja-Gereja yang masuk dalam wilayah hukum Polres Nabire yakni Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai.

Demikian dikatakan AKP Jeffri dalam acara Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh RRI Nabire, pada hari Kamis (01/04/21) pagi.

"Kami Polres Nabire telah melakukan pembagian-pembagian atau ploting personil Polres Nabire dalam pengawasan dan pengamanan di Gereja - Gereja di wilayah hukum Polres Nabire yakni Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai," ungkap Jeffri

Jeffri juga menambahkan bahwa saat pra dan pasca hari Raya Paskah, Polres Nabire akan meningkatkan giat patroli dan sambang ke masyarakat serta peningkatan giat razia agar masyarakat bisa melaksanakan giat ibadah dengan baik.

"Kepada seluruh masyarakat agar jangan takut dan khawatir terkait peristiwa yang terjadi di Makasar dan Jakarta, Polres Nabire hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat kegiatan ibadah perayaan Hari Raya Paskah," demikian himbau AKP Jeffri.

Pantauan awak media, meskipun perayaan Paskah jatuh pada hari Minggu (4/04/2021) mendatang, namun rangkaian acara perayaan Pekan Suci Paskah 2021 sudah dilakukan umat Kristen Protestan dan Katolik sejak Februari 2021.

Terkait kesiapan aparat Polres Nabire menghadapi Pilkada Ulang (PSU) di Kabupaten Nabire, Jeffri mengatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan Cipta Kondisi (Cipkon) Sitkamtibmas di kota Nabire dan juga di beberapa Distrik, seperti Distrik Siriwo dan Distrik Uwapa dengan hasil yang cukup signifikan yang dilakukan dalam pelaksanaan razia miras, sajam dan senmu.

"Untuk Sitkamtibmas Pilkada Ulang Kabupaten Nabire, Polres Nabire berharap kerja sama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat bersama-sama menjaga situasi yang aman, sejuk, damai, dan kondusif di Kabupaten Nabire," demikian ungkap Kabag Ops Polres Nabire, AKP Jeffri, mewakili pihak Polres Nabire. (Red-Humas Polres Nabire)

Polsek Makimi Bantu Warga Menanam Padi, Sekaligus Serahkan 150 Kg Pupuk dan Obatan

SUARA.NABIRE - Polsek Makimi melaksanakan program Binmas Noken melalui kegiatan pertanian dengan membantu warga menanam padi sekaligus memberikan 100 kg pupuk jagung dan 50 kg pupuk padi beserta obat-obatan kepada Kelompok Tani di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Rabu (31/03/21).

Melalui pesan singkatnya kepada Subbag Humas Polres Nabire, Kapolsek Makimi, AKP Hendry J. Manurung, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Polsek Makimi melalui Binmas Noken adalah dengan memberikan sarana kontak berupa pupuk sebanyak 100 kg dan obat-obatan guna menunjang kegiatan pertanian tanaman jagung dari kelompok bapak Dikion Wonda yang bertempat di Kampung Legari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.

Disamping itu Binmas Noken Polsek Makimi juga memberikan bantuan berupa pupuk padi kepada saudara Dono. "Selain berikan pupuk jagung kepada kelompok bapak Dikion Wonda, kami juga serahkan pupuk jenis urea sebanyak 50 kg kepada kelompok saudara Dono yang berada di Kampung Maidey SP 3, Makimi guna menunjang kegiatan pertanian tanaman padi di lokasi binaan Polsek Makimi," beber Kapolsek Makimi, AKP Manurung.

Kapolsek Makimi menambahkan bahwa kegiatan tersebut adalah untuk membangun kerjasama antara warga dan Polri khususnya Polres Nabire, dalam hal ini Polsek makimi dalam bidang pertanian maupun peternakan dan perikanan.

"Harapan kami kepada para binaan Binmas Noken Polsek Makimi, menumbuhkan semangat dan memberikan dorongan kepada warga untuk melakukan kegiatan positif guna mendukung peningkatan kesejahteraan bagi warga," demikian tutup Kapolsek Makimi. (Red-Humas Polres Nabire)

KM Labobar Sandar di Pelabuhan Nabire, Terminal Penumpang Mulai Dioperasikan


SUARA.NABIRE - Hari ini KM.Labobar sandar untuk pertama kalinya dipelabuhan Laut Nabire pasca ditutupnya akses transportasi laut untuk jenis Kapal Putih di pelabuhan Nabire selama hampir kurang lebih 1 tahun lamanya.

Ketika ditemui oleh awak media ini, Kepala Pelabuhan Laut Nabire, Jimmy Samori, menyampaikan bahwa pada hari ini tanggal 30 Maret 2021, KM Labobar masuk perdana dan selanjutnya akan berlangsung secara rutin.

"Selain KM labobar, nanti juga akan masuk KM. Tidar dan juga armada lainnya," tutur Jimmy

Ditambahkan Jimmy bahwa masuknya KM.Labobar juga menandai dengan mulai dioperasikannya Terminal Penumpang Pelabuhan Laut Nabire yang baru diresmikan oleh PLH Bupati Nabire pada tanggal 29 Maret 2021.

"Ini adalah ujicoba untuk melihat bagaimana kapasitas terminal penumpang dan ternyata pengamatan hari ini semua berjalan baik karena kerjasama dan dukungan semua pihak. Baik itu dari teman-teman Satpol PP dan Kepolisian dari Polres dan semua dukungan dari semua pihak, sehingga hari ini kami bisa lakukan pelayanann kepada semua masyarakat, khususnya penumpang yang berangkat dari pelabuhan Nabire," ungkap Jimmy

Jimmy mengharapkan untuk pelayanan penumpang pada jadwal pelayaran berikutnya kiranya bisa berjalan dengan aman, lancar dan tertib seperti pada saat ini.



Jimmy Samori (Kepala Pelabuhan Laut Nabire)

Pada kesempatan yang sama ditempat yang berbeda, M Robby Massie selaku Mualim I Km Labobar, menyampaikan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Nabire melalui, Pihak Pelabuhan Laut Nabire yang telah memberikan izin untuk Kapal Pelni Masuk ke Nabire

"Sebetulnya sejak lama kami menantikan agar Kapal-Kapal milik PT Pelni ini bisa masuk Nabire untuk melayani masyarakat di Nabire, karena Nabire ini sebagai daerah penunjang dan penyangga logistik bagi daerah lain yang satu daratan atau berdekatan dengan Nabire," tutur Robby kepada awak media NABIRE.INFO

Namun lanjut Robby, karena situasi pandemi yang mendunia, yaitu covid-19, sehingga semuanya harus mematuhi kebijakan dari setiap masing-masing daerah.



M Robby Massie (Mualim I Km Labobar)

Ketika dikonfirmasi terkait kesiapan dalam penanganan Protokol Kesehatan di dalam Kapal, Robby Massie menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sterilisasi di atas kapal, mulai dari tangga naiknya penumpang hingga ruangan yang ada di dalam kapal sehingga dapat mencegah penyebaran covid di atas kapal, baik penumpang yang baru naik maupun yang ada diatas kapal.

Dengan mulai dioperasikannya pelabuhan laut Nabire ini, tentu menjadi kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Nabire yang selama ini sangat merindukan kehadiran Kapal Putih untuk bisa bepergian, sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu penumpang KM Labobar, Pegasius Lamek Wonaway (21 Tahun).


Pegasius Lamek Wonaway (Salah Satu Penumpang KM.Labobar)

Kepada awak media ini, Pegasius menyampaikan banyak terima kasih dan juga bangga karena dengan dibukanya pelabuhan Laut Nabire maka mempermudah mereka, khusunya yang kebetulan berkuliah di Jayapura.

"Karena selama ini, kami mahasiswa merasa kesulitan untuk berangkat ke kota studi maupun yang mau balik ke Nabire," demikian tutup Pegasius Lamek Wonaway (Red)

Redaktur: Tonchi Numberi

KM. Labobar Resmi Masuk Nabire 30 Maret dan 1 April 2021, Ini Jadwal dan Rutenya

SUARA.NABIRE - Setelah setahun lamanya absen sejak pandemi corona melanda, hari ini (30/3/21) saat yang ditunggu-tunggu masyarakat Nabire tiba. Ya, KM Labobar kembali sandar di pelabuhan Samabusa Nabire dengan tujuan Serui dan Jayapura

Sebelumnya Pimpinan PT Pelni cabang Nabire, Suyatno, melalui pesan elektroniknya via whatsapp kepada redaksi NABIRE.INFO, menyatakan bahwa KM Labobar resmi akan sandar di dermaga pelabuhan Samabusa Nabire pada tanggal 30 Maret 2021 dengan tujuan Serui dan Jayapura.

Suyatno menjelaskan kepada redaksi media ini, bahwa setelah tadi Kamis (18/03/21) pagi, pihak otoritatif Pelabuhan Nabire melalui Kepala Pelabuhan Laut (KPLP), Jimmy Samori, melayangkan suratnya, maka pihak Pelni Nabire langsung memprosesnya ke Pelni Pusat, dan selang beberapa saat kemudian dikeluarkanlah jadwal terbaru (Lihat pada gambar dibawah)

"Ya, jadi tadi setelah menerima surat dari KPLP saat itu juga kami proses ke Pelni Pusat dan jadwalnya langsung dikeluarkan untuk pelabuhan Nabire," ungkap Suyatno.

Suyatno juga menambahkan bahwa untuk saat ini hanya 1 buah Kapal Putih, yakni KM. Labobar yang sudah dijadwalkan masuk pelabuhan Nabire, sambil menunggu penjadwalan Kapal Putih lainnya (Red)

Jadwal dan Rute KM Labobar:

Kecelakaan Tunggal di Kampung Makimi, Pengendara Motor Tewas di Tempat


SUARA.NABIRE - Kecelakaan tunggal terjadi pada Sabtu (20/03/21), sekitar Pukul 18.30 WIT, di jalan raya Kampung Makimi, Distrik Makimi Kabupaten Nabire, yang mengakibatkan seorang pengendara motor Yamaha Vixion (DS 4612 KI), meninggal dunia di tempat.

Korban diketahui bernama Gerson Robert Rumboy (26 Tahun) yang berdomisili di Kampung Weinami Distrik Napan. Korban meninggal dunia ditempat dengan luka sobek di dagu dan luka lecet di muka serta tangan kanan, dan mengalami luka lecet di kaki kanan.

Kejadian terjadi di jalanan lurus beraspal yang gelap tanpa penerangan jalan dan terdapat material tumpukan pasir dan batu dipinggir jalan.

Menurut seorang saksi berinial SM (40 Tahun), pada waktu kejadian, saksi yang sedang berada di depan halaman rumahnya di jalan raya Kampung Makimi, mendengar suara Sepeda Motor yang dikendarai oleh korban melaju dari arah Tanjung Makimi menuju ke arah Lagari, dan tiba-tiba terdengar suara Sepeda Motor jatuh di jalan raya.

Selanjutnya saksi SM dan beberapa warga sekitar bergegas menuju jalan raya untuk melihat dan ternyata korban sudah tergeletak di jalan dengan keadaan tidak bergerak atau tidak sadarkan diri.

Melihat itu, saksi dan beberapa rekannya kemudian melapor ke Polsek Makimi, yang selanjutnya bersama-sama dengan beberapa aparat mendatangi TKP serta membawa korban ke Puskesmas Lagari.

Pantauan awak media, sekitar Pukul 21.20 WIT terlihat 3 petugas Unit Lantas Polres Nabire dipimpin oleh Ps. Kanit Laka, Aipda Satrio, tiba di Puskesmas Lagari dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Nabire.

Setelah dilakukan pertolongan medis di Puskesmas Lagari, pada sekitar pukul 19.30 WIT, tim Medis menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Adapun Barang Bukti yang diamankan dari Laka Tunggal tersebut adalah Sepeda Motor Yamaha Vixion DS 4612 KI, beserta satu buah tas berisikan KTP korban, satu buah Handpone Android Realme, serta satu buah jam tangan.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian karena masih dilakukan pemerikasaan lanjutan dengan mendalami kronologis kejadian. (Red)

Editor: Ika Putri